Jenis Pakan Hewan Ternak

Makanan hewan ternak atau yang sering disebut dengan pakan adalah asupan yang diberikan kepada hewan ternak sebagai sumber energi dan materi bagi pertumbuhan dan kehidupan.

Mengetahui tentang makanan hewan ternak dapat membantu dalam kesuksesan usaha peternakan yang dilakukan. Sebab ukuran kesuksesan seorang peternak bisa diukur dari banyaknya jumlah hewan ternak yang dimiliki sekaligus hasilnya yang besar pula.

Untuk menjadi seorang peternak memang tidaklah semudah yang dibayangkan. Butuh pengetahuan, pengalaman, dan juga ketekunan agar hasil yang didapatkan bisa maksimal.

Terlepas dari itu semua salah satu faktor yang tidak boleh dilupakan adalah pengetahuan tentang pakan ternak. Sebab hal ini akan sangat mempengaruhi bagi pertumbuhan dan perkembangan hewan yang diternakkan.

Dengan pengetahuan pakan ternak yang tepat, maka peternak dapat fokus pada apa yang ingin ditingkatkan. Seperti ingin mempercepat pertumbuhan hewan ternak, penggemukan, atau untuk memaksimalkan dan menjaga kualitas dari hasil hewan tersebut.

Pakan ternak memang terdiri dari banyak jenisnya, tetapi secara umum bahan pakan ternak bisa dibagi menjadi 5 jenis yaitu, pakan kasar, pakan penguat atau konsentrat, mineral, vitamin, dan pakan tumbuhan.

1. Pakan Kasar

Pakan kasar adalah pakan yang bervolume besar tetapi berat dari setiap volume-nya rendah. Makanan yang termasuk pakan kasar dapat berasal dari hijaun seperti rumput, daun leguminous, dan sisa hasil panen seperti jerami.

Pakan ternak yang berasal dari hijauan memiliki kandungan serat kasar sekitar 18% serta memiliki kandungan energi yang rendah. Hijauan yang mengandung sumber nutrisi yang baik adalah hijauan dengan kandungan protein kasar sebanyak 20% dari total bahan kering seperti leguminosa atau kacang-kacangan.

Sedangkan pakan dari sisa hasil panen seperti jerami, hanya memiliki kandungan protein kasar sekitar 3 – 4% bahan kering.

Namun bagaimanapun juga, pakan kasar sangat diperlukan bagi hewan ternak terutama ruminansia atau hewan memamah biak, karena memiliki serat kasar tinggi yang dibutuhkan untuk merangsang rumen serta menentukan kadar lemak susu.

2. Pakan Penguat atau Konsentrat

Pakan Penguat atau yang biasa dikenal dengan sebutan konsentrat adalah pakan ternak yang memiliki kandungan serat kasar rendah atau dibawah 18%. Nutrisi utama yang terkandung dari konsentrat adalah energi dan protein.

Ada dua perbedaan konsentrat, yaitu konsentrat sebagai sumber energi, yang memiliki kandungan kadar protein kurang dari 20% dan konsentrat sebagai sumber protein, yang memiliki kadar protein lebih dari 20%.

Konsentrat diberikan bersamaan bersama dengan bahan pakan ternak lainnya untuk meningkatkan kandungan gizi dari pakan ternak.

Pakan ternak konsentrat bisa berasal dari hewan dan juga dari tumbuhan. Pakan ternak yang berasal dari hewan ditandai dengan kandungan protein yang tinggi.

Sedangkan pakan ternak yang berasal dari tumbuhan memiliki kandungan energi dan protein yang tinggi. Pakan ternak konsentrat harus diberikan sesuai dengan kebutuhan nutrisi hewan.

3. Pakan Fermentasi

Pakan fermentasi adalah hasil dari proses amoniasi atau sering juga disebut sebagai peragian.

Tujuan dari pembuatan pakan fermentasi adalah untuk memaksimalkan pengawetan kandungan gizi pada pakan hijauan atau pun bahan pakan lainnya agar dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi jumlah nutrisi di dalamnya.

Selain itu dengan menggunakan metode fermentasi, maka penyediaan pakan ternak akan lebih efisien. Ciri-ciri dari pakan fermentasi yang sudah jadi adalah adanya peningkatan suhu, ada perubahan warna, dan menjadi lebih lapuk atau empuk.

4. Mineral

Mineral atau zat-zat garam sangat dibutuhkan hewan ternak terutama hewan ternak perah. Zat anorganik semacam Kalsium, Kalium, Zat besi, Fosfat, Natrium, Magnesium, dan yang lainnya adalah macam-macam zat yang dibutuhkan oleh tubuh hewan ternak.

Tambahan mineral sangat dibutuhkan sebagai tambahan pada beberapa pakan ternak, namun tidak semuanya. Sebab sebagian besar mineral tersebut dapat juga diperoleh dari makanan ternak yang diberikan.

Oleh sebab itu dengan mengetahui kandungan dari pakan ternak yang diberikan adalah penting. Terutama untuk mengetahui kebutuhan mineral hewan ternak.

5. Vitamin

Vitamin sangat berperan penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan menjaga fungsi alami dari sistem tubuh hewan ternak.

Ada dua kelompok vitamin yang dibutuhkan oleh hewan ternak, yaitu vitamin yang larut dalam air serta vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin memang sedikit dibutuhkan, namun bukan berarti hal ini sama sekali diabaikan. Sebab tidak semua bahan pakan ternak mengandung vitamin.

6. Pakan Tambahan

Pakan Tambahan adalah pakan yang diberikan sebagai tambahan dan bukan menjadi konsumsi pokok bagi hewan ternak.

Pakan tambahan yang dimaksud adalah produk yang tidak bernutrisi namun berguna untuk menjaga kesehatan, mencegah penyakit, atau pun, menyembuhkan hewan ternak, seperti antibiotik, anti toksin, obat cacing hromon, dan sebagainya.

Tags: