Kebun Teh Pangalengan

Pangalengan terkenal sebagai tempat belanja yang unik, ternyata juga menjadi kawasan wisata yang recomended untuk dikunjungi.

Sebagaian orang banyak yang mengatakan bahwa kebun teh Pangalenganmenjadi surganya Bandung Selatan. Hal tersebut karena menjadi tempat wisata yang sangatlah memukau dari pemandangan alamnya yang memiliki udara sangat menyejukkan.

Kebun Teh yang sangatlah terkenal di Pangelengan sebenarnya memiliki nama kebun teh Malabar yang telah ada sejak tahun 1890 oleh seorang administrator K.A.R Bosscha dengan area sekitar 2.022 dengan tinggi 1550 meter MDPL. Nah, ketahui bahwa area perkebunan ini sangat luas dengan view pemandangan teh yang sangat mempesona.

Meskipun jalanan berkelok-kelok, menanjak sepanjang jalan tetapi area perkebunan ini akan sangat menyambangi perjalanan wisata Anda menjadi lebih seru dan menyenangkan pastinya. Tempat wisata ini dapat dijadikan sebagai tempat wisata recomended untuk keluarga ataupun orang-orang terdekat lainnya.

Kebun Teh Pangalengan

Rute Perjalanan Menuju Kebun Teh Kawasan Pangalengan

Tak perlu khawatir rute perjalanan menuju kawasan kebun teh Pangelangan yaitu perjalanannya cukup dekat karena perjalanan dapat dilakukan dari arah pusat Kota Bandung ke arah Selatan yang menghabiskan jarak tempuh sekitar 45 KM. Para pengunjung bisa melakukan perjalanan dari Jalan Moh Toha kemudian ke arah ke Dayeuh Kolot.

Setelah itu pengunjung akan sampai di Bajaran, kemudian pengunjung bisa melanjutkan terus perjalanan ke arah Malabar Pangalengan. Nah, ketahui bahwa jalur tersebut menjadi rute favorit karena lebih cepat, meskipun kadang macet.

Untuk menghindari kemacetan maka disarankan untuk berpergian di pagi hari. Apabila Anda sudah masuk di pasar Pangalengan, maka harus melanjutkan jarak tempuh sekitar 10 KM untuk memasuki sampai di kebun teh kawasan Pangalengan.

Suhu Udara di Perkebunan Teh Pangalengan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa udara di perkebunan teh Pangalengan sangat sejuk. Ketahui suhunya berkisar 16 derajat celcius hingga 26 derajat celcius yang memberikan kesejukan dengan keindahan pemandangan kebuh teh nan hijau sehingga sangatlah menyejukkan pemandangan mata.

Suhu dingin yang menyejukkan tersebut dikarenakan lokasi kebun Teh Pangalengan berada disebelah kaki Gunung Malabar yang pastinya berlokasi di dataran tinggi. Nah, tetapi lokasi tersebut memang dekat dengan perkampungan. Untuk masuk ke perkebunan teh pangalengan harus membayar Rp.2.000,- per orang.

Peristirahatan Bosscha

Ketika Anda mengunjungi kebun teh pangalengan maka Anda juga dapat melihat makam Bosscha yang terletak di sebelah kanan pintu masuk. Setelah itu Anda bisa melanjutkan perjalanan yang terdapat arah jalan untuk masuk ke kiri jalan. Setelah itu, Anda bisa langsung masuk ke dalam kebun teh kemudian sampailah di makam Bosscha.

Bosscha telah wafat pada tanggal 26 November 1928, ketika Anda mengunjunginya maka dikenakan biaya Rp. 5.000,00 untuk perawatan dan kebersihan makam tersebut. Beliau meninggal saat jatuh menaikki kuda tunggangan saat berkeliling di kebun teh hingga memiliki luka di kakinya yang terkena kotoran kuda hingga terserang virus Tetanus sampai merenggut nyawanya.

Tea Corner

Setelah mengunjungi makam Bosscha maka para pengunjung bisa juga datang ke tea corner sebagai tempat oleh-oleh. Di tempat tersebut Anda juga bisa membeli oleh-oleh teh ciri khas Malabar. Dengan demikian tak perlu khawatir karena harga oleh-olehnya sangatlah terjangkau.

Info Penginapan Kawasan Kebun Teh Malabar

Anda dapat memilih tempat penginapan kebun teh kawasan Pangalengan Wisma Melati, Guest House, dan Rumah Kalapa yang terbuat dari kayu pohon kelapa. Harga untuk menginap di rumah kayu sebesar Rp.750.000,00 per malamnya. Anda dapat memilih sesuai dengan budget yang dimiliki dengan berbagai fasilitas yang berbeda-beda.

Itulah seputar informasi mengenai kebun teh Pangalengan, arikel ini dikutip dari website destinasiku.com dengan berbagai penjelaan terpercaya.

.

Tags: