Pengertian Mukjizat

Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh

Bila kita sedang mendengarkan kisah-kisah nabi tentu setiap nabi pasti dikaruniai mukjizat oleh Allah SWT. sebagai bentuk akan keagungan Allah SWT. mukjizat tersebut beragam jenisnya. Setiap nabi juga diberi mukjizat yang berbeda antara nabi yang satu dengan nabi yang lainnya. Oleh para Nabi, mukjizat digunakan sebagai bukti atas kenabian dirinya sekaligus digunakan untuk melawan orang-orang yang menentang ajarannya.

Mukjizat Nabi Musa AS

Seperti tongkat Nabi Musa as. yang dapat membelah lautan dan menjadikannya sebagai jalan untuk berlari dari kejaran Raja Fir’aun beserta bala tentaranya.

Mukjizat memang secara khusus hanya diperuntukkan kepada para nabi dan rasul saja, artinya manusia biasa tidak ada yang diberi mukjizat oleh Allah SWT; akan tetapi bagi orang-orang yang shaleh Allah memberikan keistimewaan kepada orang tersebut yang berupa karamah atau ma’unah.

Pengertian Mukjizat

Sebenarnya apasih yang dinamakan dengan mukjizat? Mukjizat ialah suatu perkara yang terjadi diluar adat atau kebiasaan yang diperlihatkan oleh Allah melalui para nabi dan rasul-Nya sebagai bukti atas kenabian dan kerasulan orang tersebut.

Mukjizat Nabi Muhammad SAW

Salah satu contoh mukjizat misalnya yang diberikan oleh Allah kepada Muhammad SAW. ketika Nabi Muhammad SAW. dalam perjalanan menuju Syam untuk berdagang, selama dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW dinaungi oleh segumpal awan yang terus mengikuti diatas kepalanya.

Sehingga Nabi Muhammad SAW. tidak merasa kepanasan sedikitpun, padahal cuaca dipandang pasir sangatlah panas karena tidak adanya pepohonan yang tumbuh disepanjang padang pasir.

adapun pembahasan tentang para Nabi yang mendapat Mukjizat di situs Nyamankubro.com

Jadi mukjizat ialah sesuatu yang terjadi diluar nalar, kemampuan dan kebiasaan manusia pada umumnya. Mukjizat itu sendiri hanya Allah berikan kepada para nabi dan rasul-Nya saja sebagai bukti atas kenabian dan kerasulan seseorang yang ditunjukan kepada umatnya.

Sehingga dengan adanya mukjizat tersebut maka orang-orang akan lebih mudah untuk beriman kepada nabi dan kepada Allah SWT. mukjizat tersebut tidak bisa dicari dan dipraktekan oleh sembarang manusia, sebab hanya Allah lah yang berkehendak kepada siapa mukjizat tersebut akan Allah berikan.

Jadi bila di zaman sekarang terdapat orang yang mengaku bahwa dirinya seorang nabi dan memiliki kehebatan yang ia katakana sebagai mukjizat, maka hal tersebut ialah kebohongan semata. sebab tidak ada nabi lagi setelah Nabi Muhammad SAW. dan juga Allah tidak memberikan mukjizat kepada selain para nabi.

Selain mukjizat yang Allah turunkan kepada para nabi, sebenarnya terdapat pula hal lain yang terjadi diluar nalar manusia pada umumnya; seperti misalnya Al-Irhas, Al-Irhas sama seperti mukjizat, akan tetapi Al-Irhas muncul sebelum seseorang diangkat menjadi nabi, atau muncul sebelum masa kenabian.

Dapat pula diartikan bahwa Al-Irhas itu sebagai permulaan atau pertanda bahwa seseorang tersebut nantinya akan diangkat menjadi seorang nabi. Sebagai contoh misalnya peristiwa dibelahnya dada Nabi Muhammad SAW. ketika menggembala kambing.

Pada saat itu Nabi sedang menggembala kambing lalu datang dua orang lantas membaringkan Muhammad dan membelah dadanya. Kemudian Hati Nabi Muhammad dicuci dengan air dari surga.

Nah kejadian tersebut merupakan kejadian yang tidak mudah dinalar oleh akal sederhana. Artinya hanya mampu dicerna dengan iman saja. Kejadian tersebut merupakan suatu tanda yang nantinya Muhammad tersebut akan diangkat menjadi nabi dan rasul.

Contoh lain yang terjadi pada Nabi Muhammad SAW. ialah bebatuan dan pepohonan yang mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW. padahal pada waktu itu beliau belum diangkat menjadi seorang nabi.

Jadi selain mukjizat ternyata Allah sudah memberikan keistimewaan kepada orang-orang yang nantinya akan diangkat menjadi nabi. Tanta-tanda itu sudah ada sejak orang tersebut masih kanak-kanak.

Demikian yang dapat kami sampaikan berkaitan dengan materi pengertian mukjizat. Semoga dapat memberikan pengetahuan dan menjadikan kita sebagai orang yang bertambah imannya. Amin ya rabbal ‘alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabrakatuh

Tags: