Struktur Teks Ceramah, Ciri-Ciri, Kaidah, dan Contohnya

Pada saat ingin melakukan ceramah, tentunya pembicara memerlukan sebuah teks ceramah agar bisa menyampaikan maksud dan pesannya dengan baik kepada para pendengar. Sebuah teks ceramah tidak disusun dengan sembarangan begitu saja. Ada struktur, aturan, dan kaidah kebahasaan yang harus diikuti di dalamnya.

Lantas, apa saja struktur teks ceramah dan kaidah kebahasaannya? Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari itu semua dengan disertai satu buah contohnya. Langsung saja, simak penjelasannya berikut ini.

Struktur Teks Ceramah

Melansir dari situs belajar Pendidikanpediastruktur teks ceramah ada 3, yaitu:

1. Pendahuluan

Pendahuluan juga dibagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu:

  • Pembuka
    Bagian ini berisi salam pembuka, ucapan penghormatan, dan juga ucapan syukur.
  • Pengantar
    Bagian ini berisi pembuka atau gambaran umum dari isi ceramah. Pada bagian ini kamu bisa mengangkat informasi terkini yang berkaitan dengan tema ceramah. Bagaimana pun juga, pengantar ceramah yang baik adalah yang bisa membuat pendengar semakin tertarik untuk mendengarkan isinya.

2. Isi

Ini merupakan bagian utama dari sebuah teks ceramah. Sama halnya seperti bagian pendahuluan sebelumnya, bagian isi ini juga dibagi menjadi 2 bagian, yakni:

  • Inti
    Bagian ini berisi pokok pembicaraan yang mencakup materi, informasi, pandangan, atau nasihat. Pesan utama yang ingin disampaikan oleh penceramah berada pada bagian ini.
  • Gagasan
    Setelah mengutarakan maksud dan tujuannya pada bagian inti sebelumnya, maka pada bagian gagasan ini penceramah akan menuangkan gagasan, ide, atau pemikirannya. Gagasan ini harus saling berhubungan dengan bagian inti. Biasanya, penceramah akan membagi satu gagasan besar ke dalam beberapa subgagasan atau subtopik.

3. Penutup

Penutup terbagi lagi menjadi 3 bagian, ialah:

  • Simpulan
    Isinya merupakan kesimpulan dari isi ceramah yang telah disampaikan tadi, bisa berupa nasihat, arahan, ajakan, atau pesan.
  • Permintaan maaf
    Kemudian dilanjutkan dengan ucapan permintaan maaf dari diri penceramah apabila ada kesalahan kata.
  • Salam penutup
    Dan ceramah ditutup dengan salam penutup.

Ciri-Ciri Teks Ceramah

Sebenarnya mudah saja untuk mengenali teks ceramah dari isi dan strukturnya. Namun, ciri khas dari sebuah teks ceramah tidak terbatas pada hal-hal itu saja. Karena masih ada ciri-ciri teks ceramah yang lain, di antaranya:

  • Berisikan hal yang dapat memperluas wawasan dan sudut pandang pendengar.
  • Disampaikan oleh pakar, ahli, atau orang yang dianggap ahli di bidang yang berkaitan dengan isi ceramahnya.
  • Memiliki struktur pendahuluan, isi, dan penutup.
  • Bersifat persuasif atau mengajak pendengar untuk berintak atau bersikap sesuai dengan yang disampaikan pada isi ceramah.
  • Mengandung argumen pendukung yang dapat menguatkan tema ceramah.
  • Mengandung fakta atau data sebagai salah satu bentuk argumen pendukung.
  • Informasi disampaikan dengan tujuan menghibur, menasihati, atau mengajak pendengar.
  • Menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dimengerti.
  • Isi atau materinya disesuaikan dengan acara yang diselenggarakan.

Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Dalam sebuah teks ceramah terdapat aturan-aturan atau ciri kebahasaan, inilah yang disebut dengan kaidah kebahasaan. Lalu apa sajakah itu? Berikut kaidah kebahasaan dalam teks ceramah.

  • Menggunakan kalimat simpleks dan kompleks.
  • Menggunakan kalimat deklaratif atau imperatif.
  • Menggunakan kata-kata kasualitas yang merujuk pada hubungan sebab-akibat.
  • Menggunakan kata-kata persuasif atau membujuk.
  • Menggunakan kata ganti orang pertama tunggal.
  • Menggunakan kata ganti orang kedua jamak.
  • Terdapat kalimat definisi.
  • Terdapat istilah-istilah tertentu sesuai dengan materi ceramahnya.

Contoh Teks Ceramah Tentang Ulang Tahun

Contoh Teks Ceramah Ulang Tahun

Assalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh.

Sahabat-sahabat dan temanku semua yang aku sayangi. Tentunya pada kesempatan yang berbahagia ini, pertama-tama saya ingin memanjatkan puji dan syukur yang sedalam-dalamnya ke hadirat Allah SWT. Atas segala berkat, rahmat, dan izin-Nya lah kita semua dapat berkumpul pada hari ini, hari ulang tahun saya yang ke 19 tahun.
Atas rahmat dan berkah-Nya, alhamdulillah saya masih diberi kesempatan untuk terus beribadah kepada-Nya hingga menginjak usia 19 ini.

Kemudian saya ucapkan, beribu-ribu terima kasih juga kepada sahabat-sahabat sekalian semua yang sudah berkenan meluangkan waktunya dan hadir dalam acara ulang tahun saya kali ini. Alhamdulillah di pagi hari yang cerah ini kita kembali dipertemukan dan bersilaturahmi dengan kondisi yang sehat tanpa ada halangan. Semoga keikhlasan teman-teman semua untuk berkenan hadir di sini dibalas oleh Allah dengan balasan yang lebih baik.

Dari kehadiran teman-teman semua, saya mengharapkan doanya agar kiranya, bukan hanya saya, tetapi kita semua agar selalu dianugerahi kesehatan, umur yang panjang, dan tetap berada di dalam naungan Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik pula perbuatannya dan seburuk buruk manusia adalah yang panjang umurnya dan buruk pula perbuatannya. (Shahîh, riwayat Imam Tirmidzi).”

Oleh karena itu, mari kita manfaatkan sisa umur ini untuk terus menebarkan kebaikan, melakukan amal salih, dan membantu antarsesama.

Selanjutnya, tak lupa juga saya ucapkan permintaan maaf dari hati yang paling dalam kepada saudara-saudara semua atas segala kesalahan yang saya perbuat dan juga segala hal yang kiranya tidak berkenan di hati kalian semua.
Sahabat-sahabat sekalian yang saya muliakan. Demikian ucapan sambutan yang dapat saya sampaikan pada acara pagi ini. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih banyak. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rezeki dan anugerah-Nya kepada kita semua. Aamiin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh.

Sekian pembahasan kali ini tentang materi teks ceramah. Semoga setelah mempelajarinya kamu jadi mengerti tentang apa saja struktur teks ceramah, ciri-ciri hingga kaidah kebahasaannya. Dan sudah mampu untuk menulis teks ceramah sendiri.

Tags: