Teori Humanistik

Seiring berjalanan waktu metode belajarpun menjadi sangat bervariatif agar mendapat hasil yang maksimal.

dalam psikologi sendiri memiliki bermacam-macam teori belajar antara lain behavioristik, kognitif, konstruktif dan salah satunya adalah teori humanistik yang akan kita bahas pada kali ini.

teori humanistik

secara garis besar teori humanistik ini adalah penyempurnaan dari teori sebelumnya yaitu behavioristik yang mendapat banyak sekali kritikan.

Karena sifatnya yang teacher oriented dan otoriter membuat siswa cenderung pasif, bahkan pemberian punishment (hukuman) kadang berdampak buruk kepada siswa.

karena itu lahirlah teori humanistik yang dia anggap lebih “memanusiakan” si orang yang belajar.

Namun dibalik sebuah penemuan dalam hal ini penemuan teori, pasti ada tokoh-tokoh yang berperan dalam terciptanya teori ini berikut beberapa tokoh tersebut.

Tokoh-tokoh Teori Humanistik

Arthur Comb

dalam pernyataannya Arthur memberi pendapat bahwa ketika seseorang bisa disebut belajar ketika sesuatu yang di pelajarinya itu memberikan arti baginya.

Dalam hal ini murid tidak akan dikatakan belajar ketika guru memaksakan sebuah pelajaran yang tidak disukai murid.

Jika tetap melakukannya itu sama saja dengan mamaksa murid untuk mempelajari hal yang bukan minatnya sehingga menimbulkan perlawanan dari murid itu sendiri dan siswa tidak akan bisa di anggap telah belajar.

Abraham Maslow

Tokoh yang satu ini berpendapat sedikit berbeda dengan arthur ia namun pada hakikatnya hampir sama.

ia memberi pernyataan bahwa proses belajar adalah proses pengenalan diri sendiri, dimana si orang yang belajar akan mengeksplorasi dirinya sendiri.

Sehingga ia dapat menggali potensi dirinya serta dapat menentukan ke arah mana potensinya tersebut akan di kembangkan.

Carl Rogers

menurut Carl setiap orang aka berbeda dalam menanggapi suata keadaan berdasar pengalaman pribadinya, dan manusia cenderung menginginkan kesempurnaan hidup, serta menjalani konsep hidup berdasar pengalamannya.

Dan pengalaman serta fenomena yang dialami itulah yang disebut sebuah pelajaran.

Dengan semua pernytaan para tokoh diatas maka lahirlah yang dinamakan teori humanistik.

Selanjutnya kita akan membahas tentang pengertian teori belajr humanistik dan dilanjut dengan prinsip teori tersebut.

Pengertian Teori Humanistik

Dengan mengambil kesimpulan dari para tokoh-tokoh diatas mungkin kita akan jadi memikirkan apasih teori humanistik itu?

Secara umum melihat pendapat tiga tokoh diatas teori humanistik adalah sebuah teori ataupun metode belajar yang memanusiakan manusia.

Teori ini berfokus pada diri si orang yang belajar untuk mengenali dirinya sendiri, untuk menemukan potensinya yang selanjutnya akan dikembangkan, serta mencari cara yang paling efektif untuk memaksimalkan potensi tersebut.

untuk artikel seputar pengembangan diri bisa anda kunjungi situs Literasikan yang menyajikan artikel khusus untuk pengembangan diri

Teori ini lahir untuk menentang keras metode belajar yang sebelumnya yaitu teori behavioristik yang seakan-akan kurang memanusiakan manusia terlalu kaku simurid kurang bisa mengeksplor dirinya dan pembelajaran dipegang oleh guru.

Ada hal lain juga yang termasuk kedalam pengertian teori humanistik ini, yaitu fokus pembelajaran lebih condong ke materi yang diberikan dari pada proses belajar.

Hal ini mendukung siswa untuk semakin baik dalam mengenali diri serta potensinya, serta mendorong keinganan kuat untuk lebih memperdalam hal yang sudah menjadi minatnya.

Dan untuk output dari metode belajar ini adalah keberhasilan seorang murid mencapai apa yang di inginkannya. dan itu baru yang dinamakan proses belajar menurut teori yang satu ini.

Prinsip Teori Humanistik

Berikut adalah beberapa prinsip teori humanistik ini.

  • Pada dasarnya manusia memiliki kemampuan belajar alami
  • Proses belajar menjadi lebih menarik ketika materi yang diberikan memiliiki relevansi dengan minat siswa
  • Tugas akan cenderung dirasa mudah dan lebih menantang karena sesuai dengan yang diinginkan siswa
  • Belajar adalah proses pengenalan diri sendiri
  • Belajar menjadi aktivitas yang sangat bermakna ketika siswa benar-benar mempraktikkannya
  • Proses pembelajaranyang melibatkan orang yang dibelajari menghasilkan output belajar yang lebih mendalam

Dan itulah sekelumit tentang teori humanistik semoga bermanfaat.

Tags: