Tips Agar Terhindar Dari Ain dan Sihir

Tips Agar Terhindar Dari 'Ain Dan Sihir

Seperti yang kita ketahui, tindakan pencegahan lebih baik daripada melakukan pengobatan. Bersungguh-sungguh dalam melakukan tindakan pencegahan sangat diperlukan agar kita terhindar dari kejahatan ‘ain dan sihir.

Berikut beberapa tindakan pencegahan yang dapat kita lakukan yang berhasil dikutip dari Doashahih.com. Insya Allah dengan izin Allah kita akan terlindungi dari semua jenis kejahatan ‘ain dan sihir.

Pertama, kuatkan jiwa kita dengan tauhid yang kuat. Sebagai orang yang beriman, kita harus mengimani bahwa Allah SWT adalah pemilik alam semesta ini. Selain itu, lakukanlah semua amal kebajikan yang mampu kita kerjakan. Karena iman yang kuat dan amalan yang baik menjadi benteng pertama kita dari semua kejahatan ‘ain dan sihir.

Kedua, kita harus senantiasa untuk bertawakal kepada Allah SWT. Jangan sekali-kali kita mengira-ngira bahwa adanya ‘ain karena alasan apapun. Karena itu kita harus berbaik sangka kepada Allah SWT dan dilarang untuk mengira-ngira karena sikap mengira-ngira adalah suatu penyakit.

Ketiga, salah satu tindakan pencegahan yang tidak kalah penting adalah menjauhi orang yang terduga penyihir atau pelaku ‘ain. Tindakan antisipasi ini bukan berarti kita takut kepada mereka melainkan upaya pencegahan saja.

Keempat, jika melihat sesuatu yang menakjubkan ucapkanlah tabrik (mengucapkan selamat) dan tidak lupa juga untuk berzikir kepada Allah SWT. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Jika salah seorang dari kamu melihat dari dirinya, hartanya, atau saudaranya sesuatu yang menyenangkannya, maka hendaknya ia mengucapkan selamat atas keberkahan, sesungguhnya ‘ain itu benar adanya.” (HR. Hakim)

Ucapan tabrik yang dianjurkan adalah:

Barakallahu laka (semoga Allah memberkatimu)

Bukan ucapan seperti:

Tabarakallahu (Maha Suci Allah).

Kelima, salah satu tindakan pencegahan dari sihir yang pernah dianjurkan Rasulullah SAW adalah memakan 7 biji kurma ajwa asli kota Madinah Al-Munawwarah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir” (HR Al-Bukhari (no. 5769) dan Muslim (no. 2047) (155))

“Kurma Ajwah bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah bukan karena dzat kurma itu sendiri”

Dinukil dari perkataan Imam Al-Khathabi oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani Rahimahullaah tentang keistimewaan kurma Ajwah.

Keenam, selalu meminta perlindungan dan bersandar kepada Allah SWT dari segala kejahatan ‘ain dan sihir. Kita bisa melakukannya dengan rutin membaca zikir pagi dan petang setiap harinya. Waktu yang tepat untuk membaca zikir pagi ialah setelah sholat subuh. Sedangkan waktu yang tepat untuk membaca zikir petang ialah setelah sholat ashar. Jika kita lupa membaca salah satu dari zikir petang ini, kita bisa membacanya ketika ingat.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) sholat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah mulai dari (waktu) sholat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak” (HR. Abu Dawud: 3667, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani).

Allah juga berfirman dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

“Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di sore hari dan waktu kamu berada di waktu pagi hari” (QS. Ar-Rum:17).

“Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya)” (QS. Qaf: 39).

Tags: