Tips Memilih Jurusan SMK

Saat memilih jurusan SMK, kita harus memikirkannya secara matang, jangan sampai asal pilih ataupun sekadar ikut-ikutan, yang penting banyak teman. Jurusan yang dipilih akan sangat berpengaruh pada jenjang karir setelah lulus nantinya.

Di SMK, tersedia banyak sekali jurusan yang memiliki prospek kerja bagus. Bahkan, hampir semua (atau bahkan semua) jurusan di SMK memiliki banyak perusahaan yang siap menerima lulusannya. Jadi saat pemilihan memang harus dilakukan dengan benar agar lebih optimal dalam proses pembelajaran.

Coba saja kalau seorang siswa memilih jurusan yang salah, dalam proses pembelajaran pasti sulit untuk serius, bahkan terkesan ogah-ogahan, ini yang bahaya. Kecuali siswa tersebut memang sudah siap menerima risiko dan siap belajar serius pada jurusan tersebut.

Selain itu, adanya program prakerin malah menjadi beban seandainya salah jurusan. Soalnya, prakerin ini sudah seperti bekerja nyata karena penempatannya memang di perusahaan atau tempat usaha. Belum lagi saat mengerjakan laporannya, walaupun sudah membaca contoh laporan prakerin sekalipun, pasti masih banyak bingungnya.

Untuk itu, sangat penting bagi kita semua agar memilih jurusan SMK yang memang sesuai dengan apa yang kita suka. Kalau suka otak-atik sepeda motor, ya masuk Teknik Sepeda Motor, kalau suka komputer ya masuk Teknik Komputer Jaringan, dan lain sebagainya.

Tips Memilih Jurusan di SMK yang Tepat

Bagi yang hendak masuk ke SMK dan masih bingung mau pilih jurusan apa, silahkan baca beberapa tips berikut ini:

1. Pilih Sesuai Minat

Memilih jurusan yang sesuai minat biasanya akan menjadi lebih semangat, kita akan lebih enjoy dalam melaksanakan proses pembelajaran, baik itu teori maupun praktik.

Sekarang, coba tanyakan pada diri masing-masing, sebenarnya apa sih minat kita. Contohnya sudah sedikit disinggung di atas. Misal kita suka otak-atik sepeda motor, ya lebih baik pilih jurusan Teknik Sepeda Motor, dan sebagainya.

Jadi jangan tergesa-gesa dalam menentukan jurusan yang akan dipilih. Jangan lupa diskusikan juga dengan orang tua dan minta solusi terbaik. Pokoknya, jangan sampai salah masuk jurusan, lha wong kita suka komputer kok malah masuk tata boga, kan tidak nyambung.

2. Pahami Semua Jurusan

Sebelum memilih jurusan di SMK, kita juga harus paham dengan jurusan tersebut. Maksudnya adalah kita harus tahu apa sih yang dibahas pada jurusan tersebut, apa sih materinya, dan lain sebagainya.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika menanyakan pada orang yang sudah terlebih dahulu masuk SMK. Tapi jangan sampai terpengaruh ya, misal “masuk jurusan ini aja, banyak ceweknya”, “masuk jurusan ini aja, pelajarannya nggak banyak”, dan kata-kata semacamnya.

Kita juga harus memiliki pendirian terhadap minat kita. Jangan sampai pikiran kita diracuni oleh kata-kata orang lain sehingga salah masuk jurusan.

3. Jangan Ikut-ikutan

Nah, ini nih penyakit yang sering menjangkit. Biasanya, sebelum lulus (tepatnya saat masih di SMP), siswa akan saling tanya nanti di SMK mau pilih jurusan apa. Nah, jurusan yang banyak dipilih biasanya akan meracuni pikiran kita.

“Wah, si A pilih jurusan A nih, sih B juga, sebagian besar memang pilih jurusan A, apa aku juga pilih jurusan itu aja ya, biar ada teman.” Stop, jangan pernah ikut-ikutan. Kembali lagi pada tips pertama, pilih jurusan sesuai minat.

4. Cari Informasi Prospek Kerja

Selain itu, kita juga harus mencari informasi tentang prospek kerja jurusan yang akan dipilih. Tapi tenang saja, biasanya SMK sudah bekerja sama dengan perusahaan, jadi nantinya lulusan akan disalurkan ke perusahaan tersebut.

Walaupun tidak disalurkan oleh SMK, kita bisa memanfaatkan BKK atau Bursa Kerja Kusus untuk mencari pekerjaan yang sesuai. Atau kalau yang mau lanjut kuliah juga bisa kok, yang pasti pilih yang sesuai dengan jurusan saat SMK agar bisa melakukan upgrade ilmu.

Kesimpulan

Dalam memilih jurusan SMK, yang terpenting adalah pilih jurusan yang benar-benar sesuai dengan minat kita. Jangan pernah ikut-ikutan karena bisa saja malah salah jurusan.

Demikianlah sedikit tips memilih jurusan di SMK. Semoga yang mau masuk ke SMK mendapatkan jurusan yang diinginkan dan tidak salah jurusan.

Tags: