Tips Traveling Sendirian

Solo traveling alias ngebolang, sudah sangat umum kamu temui di zaman sekarang.

Bebas, sebebas-bebasnya. Mau ke mana saja boleh. Tidak terkekang orang lain atau travel agent yang menetapkan ini dan itu.

Lagian, jangan salah ya kalau ada yang bilang solo traveling bakal kesepian — karena dengan sendirian, kamu bisa lebih mudah berkenalan dengan orang baru di perjalanan.

Berikut beberapa tips traveling sendirian dari LanggasBlog yang bisa kamu praktekkan.

Tips Traveling Sendirian

Hati-hati di perjalanan

Supel boleh, tapi musti tetap skeptis. Gaul boleh, tapi wajib hati-hati.

Ya, saran yang sempat disebutkan sebelumnya, bukannya tanpa rambu-rambu. Kamu harus tetap hati-hati.

Banyak orang baik di dunia ini, tapi juga yang namanya orang yang berniat buruk tetap ada.

Intinya, jangan gampang percaya pada orang lain. Kenal mah boleh saja.

Belajar dari pengalaman orang lain sekaligus mempercayai naluri hatimu di lapangan, insya Allah jadi shortcut agar kamu lebih bisa menjaga diri.

Memisahkan harta

Saya tahu trik ini entah dari kapan, tapi ketika traveling sendirian, poin ini masih perlu dilakukan.

Maksudnya memisahkan harta di sini adalah tidak mengumpulkannya di satu tempat saja.

Jadi, alih-alih uang yang kamu bawa kamu kumpulkan di dompet, kamu bagi dan sebar uang tersebut ke beberapa tempat — yang tempatnya hanya kamu yang tahu.

Misal, disimpan di sela-sela sabuk, kaos kaki, atau tempat-tempat rahasia baik di koper atau tas punggung kamu.

Catat nomor penting

Ketika kamu sudah menentukan kota yang kamu tuju, ada baiknya kamu mencatat nomor-nomor telepon penting yang ada di kota tersebut.

Nomor seperti nomor kantor polisi, rumah sakit setempat, sampai nomor telepon penginapan yang kamu pilih.

Lebih jauh, jadikan nomor-nomor telepon keluarga terdekat sebagai fast dial di HP yang kamu bawa.

Hal ini dilakukan agar memudahkan baik dirimu atau orang-orang yang mungkin akan membantumu untuk menghubungi mereka.

Akomodasi malam hari

Poin ini tidak mutlak, menyesuaikan dengan jadwal akomodasi yang sudah kamu pesan tentunya.

Kenapa disarankan malam hari? Karena asumsinya, kamu akan sampai di tujuan entah pagi atau siang hari.

Apa keuntungannya?

Pertama, dengan pergi atau berangkat di malam hari, kamu bisa menghemat ongkos penginapan untuk satu malam. Karena secara umum, biasanya orang akan tidur di perjalanan ketika berangkat malam.

Kedua, dengan sampai di kota tujuan pagi atau siang hari — kamu tidak kesulitan untuk mencari transportasi lokal di kota tersebut.

Lebih jauh, resepsionis tempat kamu menginap, juga sudah pasti buka.

Penginapan ala hostel

Kalau kamu biasa memesan penginapan atau hotel dengan fasilitas privat, coba sesekali kamu pesan penginapan hostel yang menyediakan ruang komunal.

Apa maksudnya?

Ruang komunal yang dimaksud seperti ruang dapur atau ruang rekreasi (ruang keluarga) yang bisa diakses sesama traveler di waktu yang sama.

Jadi, alih-alih menonton televisi di kamar masing-masing, orang harus keluar kamar dan bersosialisasi di ruang rekreasi untuk bisa menonton televisi.

Dengan begini kemungkinan kamu bertemu dan berkenalan dengan orang baru sangatlah tinggi.

Belajar cara packing

Kalau kamu biasa memakai koper untuk mengemas segala keperluan traveling-mu seperti baju, alat mandi, dan lain sebagainya, mungkin sekarang saatnya kamu mencoba backpack agar lebih mudah dan ringan.

Traveling dengan membawa backpack memerlukan satu keahlian agar barang bawaan bisa terbawa semua: skill packing.

Barang-barang krusial tentu wajib dibawa, barang sekunder kamu harus pandai memilih dan memilah agar tas kamu tidak terlalu berat.

Dengan beban tas yang relatif ringan, mobilitas kamu ketika traveling sendirian akan meningkat pesat.

Bagaimana, tips traveling sendirian yang kami tuliskan? Insya Allah mudah dilakukan ya. Selamat mencoba!

Tags: